MENEJEMEN RUMPUT


“Management rumput “yang akan dibahas kali ini  bertujuan untuk :
·         Membudi dayakan sebagai makanan hijauan bagi ternak.
·         Menghasilkan rumput sebagai makanan ternak dengan kandungan gizi yang baik,ekonomis,sehingga meningkatkan produksi dari ternak itu sendiri.
·         Untuk mengetahui tatacara penanaman,pemeliharaan bibit,pemupukan,pengairan,pemanenan,dan penyiangan gulma.
·         Untuk mengetahui bagai mana cara management rumput yang baik.
·         Untuk memasok pakan ternak dalam rangka meningkatkan produksi ternak.
·         Untuk mengetahui langkah-langkah dalam mengelola rumput yang baik.


DASAR TEORI
A . Persiapan Lahan
a)      Lahan yang akan di jadikan lahan tanam harus dibersihkan terlebih dahulu.pohon-pohon atau tumbuh-tumbuhan lain yang tumbuh liar dibabat,di keringkan dan di bakar.
b)      Pohon pohon yang tidak di inginkan di cabut akarnya dan di buang.
c)      Batu-batu yang berserakan di kumpulkan/di singkirkan dari lahan.
d)     Pengukuran lahan dan persiapan pengolahan lahan secara teratur.
B . Pengolahan Lahan
a)      Dilakukan dengan menggunakan alat-alat seperti:tractor,cangkul,sabit,dll.
b)      Setelah tanah di cangkul/di gemburkan,lalu di beri pupuk organic,kemudian diadakan penggarukan agar pupuk bisa bercampur dengan tanah.
c)      Lahan dibuat gundukan,selanjutnya di Tanami rumput dan leguminosa secara selang-seling agar dapat terkombinasi dengan baik.
d)     Jumlah jalur leguminasa 40% dari keseluruhan lahan.
C . Penanaman Hijauan Pakan
a)      Dengn cara vegetative(stek/rizoma).
b)      Dengan genetatif yaitu menggunakan biji.
c)      Waktu tanam yang baik yaitu pada awal musim penghijauan.
d)     Sebaiknya penana tidak dilakukan pada musim kemarau,namun jika ada sumber air yang memadai maka penanaman boleh saja dilakukan.
e)      Untuk penanaman rumput dengan pola stek/rizoma akan bersemi sekitar 10 hari.
f)       Bila penanaman rumput menggunakan sisitem sobekan,sebaiknya daunnya dihilangkan atau tinggal batangnya saja yang di tancapkan dengan ukuran tertentu.
g)      Penanaman rumput dengan biji membutuhkan waktu 25-30 hari.
D . Perawatan Tanaman
a)      Penyiangan
Dilakukan pada usia 1-1,5 bulan untuk meningkatkan perkembangan meskipun tanaman telah menutupi tanah.namun penyiangan terhadap rumput-rumput pengganggu(gulma)harus tetap dilakukan.
b)      Penyulaman
  Pada tanaman yang mati,penyulaman harus dilakukan secepatnya,agar tidak kalah bersaing dengan tumbuhan(weeds)lainnya.
c)      Penggemburan tanah
Penggemburan tanah dilakukan dengan alat yaitu luku,cangkul dll.hal ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan fegetatif dari tanaman,agar akar-akar tanaman dapat mengambil zat-zat makanan secara leluasa.
d)     Pemupukan
Dilakukan dengan cara:
1.Pupuk di taburkan di di sekitar tanaman,dilakukan pada musim penghujan.
2.Pupuk di masukkan ke dalam tanah yang telah di lubangi kemudian di tutup kembali.
E . Spesies Dari  HMT
a)      Gramineae
Didaerah sub tropi,lambat menjadi tua(nutrisinya lebih tinggi),sedangkan yang tumbuh di daerah tropis akan cepat menua(lebih berserat dan sedikit nutrisinya).
b)      Legumminaceae/Kacang-kacangan
Memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi,dan juga mengandung banyak mineral(ca,f,mg,co,cu).Namun nilai nutrisi turun,seiring bertambahnya umur.
c)      Saccharum
Pupuk daun tebu (saccharum oficinarum)digunakan untuk hijauan pakan ternak,namun kandungan nutrisinya masih di bawah yang lain.
F . Hay/Hijauan Kering
Adalah pakan hijauan yang dilewati secara tradisional dengan cara dikeringkan dengan sinar matahari.Tujuannya membuat Hay adalah untuk persediaan pada waktu kemara,didaerah yang kurang curah hujannya.hal ini dilakukan agar tidak tumbuh mikro organism pembusuk danjuga munculnya jamu.
G . Konsentrat
Pakan ternak yang berasal dari biji-bijian atau dari hasil sampingan dari produk pertanian missal:Bungkil kacang,bungkil kedelai,bungkil kelapa,dedak padi,ampas tahu dll.biasanya kansentrat berprotein tinggi(Sekitar 300-500 gr/kg)
H . Jenis-Jenis Rumput Unggul
a)      Rumput Gajah(Penisetum purpuirum)
b)      Rumput Benggala(Panicum maximum)
c)      Rumput Australia(Paspalum dilatatum)
d)     Rumput Padi(Setaria sphcelata)
e)      Rumput Maxico(Euchcaera maxican)

MATERI
Alat-alat yang digunakan dalam praktikum Management Rumput :
1.      Cangkul
2.      Sabit
3.      Ember
4.      Sendok
5.      Timbangan
6.      Tali tambang
Bahan-bahan yang digunakan :
1.      Pupuk orea kristal
2.      Lahan
3.      Stek rumput raja

METODE
Cara kerja pada saat praktikum managemen rumput :

1.      Mencangkul/membersihkan rumput yang tumbuh liar di saluran irigasi/selokan.
2.      Mengalirkan air yang tersumbat oleh rumput.
3.      Membuat gundukan tanah pada lahan yang datar/miring agar air yang ada di irigasi atau selukan bisa terserap oleh gundukan tanah.
4.      Menebas dengan sabit rumput-rumput yang tebal atau tumbuh dengan liar.
5.      Merapikan lahan dengan cangkul atau sabit.
6.      Membuat lubang dengan cangkul pada gundukan tanah supaya mempermudah penanaman atau penancapan bibit,dan kemudian di timbun kembali secara perlahan.
7.      Penanaman atau penancapan bibit dilakukan dengan susunan berbanjar agar penanaman bibit terlihat rapi.
8.      Dilakukan pemupukan diantara selah-selah atau di tengah-tengah rumput pertama dan kedua serta rumput yang satu dengan yang lain.
9.      Pupuk ditakar pada saat pemupukan,dengan takaran 2 sendok makan untuk rumput yang besar dan 1 sendok makan untuk rumput yang kecil.


SSUMBER : DI AMBIL DARI BERBAGAI SUMBER
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Comments are closed.